" Aku menyaksikan Tuhan menciptakan Bunga beserta takdir-nya, lalu aku Menyaksikan Tuhan menciptakan Kumbang Beserta takdir-nya, namun ada yang berbeda dari kisah bunga dan kumbang satu ini, kumbang telah menggapai takdir nya untuk mendapati madu dari si Bunga yang di takdir-kan menggoda kumbang yang sudah ada di skenario yang ia dapati dari Tuhan, kumbang enggan pergi setelah mendapati manis nya madu Bunga, sebab kumbang sudah jatuh dalam dekapan cinta akan indah Nya bunga, dan Bunga pun enggan berpisah oleh si kumbang, karena bunga juga sudah dimabuk oleh kumbang yang memberikan serbuk sari kasih sayang terhadap si Bunga, ah aku iri pada kisah 2 insan yang berbeda namun kembali pada cinta yang sama bagaimana aku bisa iri, sebab si bunga enggan memberikan manis madu nya kepada kumbang lain dan bukan yang di maksud, melainkan hanya memberikan manis nya terhadap takdir-nya yaitu kumbang yang dimaksud, lalu si kumbang tidak mencapai si bunga sebagaimana mestinya tetapi si kumbang memilih tetap hinggap bersama si Bunga takdirnya, hingga tiba saat nya Bunga layu dan tidak memberikan manis madu-nya lalu mati karena tidak ada serbuk sari dari si kumbang, dan si kumbang menyusul kematian si bunga karena si kumbang tidak lagi mendapati manis madu-nya si bunga, namun kedua insan yang berbeda ini tetap berbahagia karena telah terkubur dalam satu liang kubur bersama akar bunga dan menjadi benih baru untuk kehidupan selanjutnya, ah bunga dan kumbang begitu perih namun jelas berujung kebahagiaan. Bunga kumbang. "
Tidak ada komentar:
Posting Komentar